|
Selamat Datang di MREdu
 Saat anda memainkan mouse anda dan mengclick situs ini, pasti anda memiliki tujuan tertentu, mungkin anda berpikir situs ini akan membawa anda kesebuah impian besar dalam hidup! Menjadi kaya mungkin, atau bahkan anda berfikir bagaimana mengelola hutang menjadi pemasukan, dan masih banyak lagi. Anda berada di zona yang benar!! Situs ini tidak hanya membicarakan tentang uang. Lebih dari itu! Sebab uang hanyalah salah satu unsur pembentuk kekayaan, padahal ada beberapa unsur pembentuk kekayaan lain yang juga memainkan peranan penting. Jadi dibutuhkan lebih dari sekedar uang untuk menghasilkan kekayaan. di situs ini Anda akan belajar bagaimana mengidentifikasi unsur-unsur pembentuk kekayaan kemudian membuatnya menghasilkan kekayaan. Yippiiii...!!!! Untuk mewujudkan kekayaan dibutuhkan paling tidak kerjasama empat serangkai mulai dari harta-hutang-penghasilan-pengeluaran. Ke-empatnya dapat kita sebut elemen-elemen keuangan pembentuk kekayaan Anda pasti tidak pernah menduga Antara harta dengan hutang begitu juga penghasilan dan pengeluaran adalah satu kesatuan yang tidak bisa dipisahkan. Perencanaan keuangan yang efektif tidak hanya memfokuskan diri pada perbaikan satu aspek saja tanpa mengikutsertakan aspek yang lain. Masing-masing aspek adalah komponen yang merangkai keberhasilan kehidupan finansial Anda. Perhatikan baik-baik, sesungguhnya upaya-upaya menjadi kaya tidak cukup dengan hanya memfokuskan diri pada kegiatan mendapatkan penghasilan saja tanpa diimbangi dengan pengendalian pengeluaran. Jangan pernah mengabaikan hal ini jika tidak ingin berakhir dengan tidak memiliki apapun. Dan jika Anda ingin kaya lebih cepat, lengkapi diri Anda dengan keterampilan mengakumulasi harta. Sehingga bisa mengakselerasi kecepatan Anda dalam mencapai target-target keuangan anda. Namun, jika dan hanya jika Anda benar-benar ingin melampaui harapan Anda, miliki dan kuasai keempatnya : Harta- Hutang - Pemasukan – Pengeluaran Rencanakan keuangan Anda Mike Rini Sutikno |
|
|
Kompak Mengelola Keuangan |
|
|
|
Ultimate
|
|
Minggu, 04 Maret 2007 00:00 |
Pada suatu kesempatan pelatihan di luar kota saya mengikuti penerbangan antara Jakarta- Surabaya. Tidak disangka, saya diundang untuk duduk di kokpit pesawat selama 15 menit. Kesempatan yang tidak boleh disia-siakan, bagai mimpi yang jadi kenyataan. Sungguh menakjubkan pemandangan dari ruang kokpit yang berkaca lebar. Terasa betul saya naik pesawat menerjang angin menembus awan. Apalagi pilot dan co-pilotnya sungguh ramah, bahkan mengajak saya mengobrol. Saya cuma penumpang dengan pengetahuan yang sangat awam tentang pesawat terbang. Jadi saya malah takut kalau bapak-bapak pilot itu mengajak saya ngobrol, nanti mereka enggak kompak satu sama lain. Kalau si pilot mau ke kiri sedangkan co-pilot malah mau kekanan nanti pesawatnya jatuh lagi. Mereka tersenyum simpul saja sambil mengatakan bahwa saya tidak perlu khawatir. ” Kami berdua sudah sehati bu Mike, dan keselamatan penumpang adalah prioritas kami. Lagipula pesawat ini juga didukung dengan tehnologi super canggih dengan tingkat keamanan yang tinggi ”. Bapak pilot benar juga, masalah kesehatian, kekompakan, sinergi dan kerjasama adalah hal yang utama yang sangat dibutuhkan terlebih dulu agar semua peralatan super canggih bisa bekerja dengan maksimal.
|
|
Selanjutnya...
|
|
|
Beli Rumah Atau Buka Usaha |
|
|
|
Media Asuransi
|
|
Ditulis oleh Mike R. Sutikno, CFP
|
|
Jumat, 29 Februari 2008 00:00 |
|
Ibu Mike Yth,
Saya adalah seorang ibu rumah tangga sekaligus pengusaha. Suami bekerja di Depdiknas dan kami dikaruniai 3 ( Tk & Balita) orang anak. Bidang usaha saya adalah menjual aksesoris dan pernak-pernik khusus remaja. Saat ini saya memiliki 5 buah toko dan kios di beberapa tempat di Jakarta dan mempekerjakan 23 pegawai. Salah satu cabang toko saya beli sendiri dan masih berjalan cicilan KPRnya Rp 14 juta / bulan ( sisa 7 bulan lagi). Sisa cabang berupa kios yang saya sewa saja. |
|
Selanjutnya...
|
|
|